beritaGo.com
 
 
   
 
 
Tutup Iklan
ads
 

Puncak Sudah Padat, Imigran dari Berbagai Negara Mulai Masuk ke Kota Bogor

Puncak Sudah Padat, Imigran dari Berbagai Negara Mulai Masuk ke Kota Bogor

 
wildan
2016-02-13 09:25:51
wildan Transportasi 0 333
 
 
Puncak Sudah Padat, Imigran dari Berbagai Negara Mulai Masuk ke Kota Bogor

Puncak Sudah Padat, Imigran dari Berbagai Negara Mulai Masuk ke Kota Bogor

 

Berita Transportasi Pilihan

 
 
 
 
 

Sejumlah warga negara asing (WNA) imigran pencari suaka dari berbagai negara konflik, kini mulai memasuki Kota Bogor.

"Mungkin di Puncak sudah padat, makanya banyak yang datang, dan lebih memilih tinggal di Kota Bogor yang fasilitasnya lebih lengkap," kata Kasubag Humas Polres Kota Bogor, AKP Maman Firmansyah usai melakukan pendataan Imigran, di Indraprasta, Kelurahan Bantar Jati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat (12/2/2016).

AKP Maman mengatakan, pendataan dilakukan untuk memastikan kondusifitas sejumlah wilayah, terutama kontrakan yang dihuni oleh para imigran.

"Kemarin kita baru tahu, ternyata lebih dari empat imigran laki-laki berusia dewasa, yang tinggal di sebuah kontrakan di Indraprasta. Makanya kita harus data semua kontrakan yang dihuni WNA," jelasnya.

Dia juga menjelaskan, keberadaan para Imigran itu dilindungi oleh United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

Usianya juga beragam, mulai dari remaja, muda-mudi, hingga pasangan suami istri, yang tersebar di beberapa wilayah di Kota Bogor.

"Ada juga di Cibuluh, pasangan suami istri asal Irak, mempunyai anak. Sedangkan di wilayah Cimaphar, ada lima imigran laki-laki yang berasal dari Banglades," urainya.

Untuk menjaga agar wilayah yang ditempati para imigran tetap kondusif, pihak kepolisian setempat melalui Babinkamtibmas, berkoordinasi dengan RT atau RW menjaga ketertiban wilayahnya.

Sementara itu, Babinkamtibmas Kelurahan Bantarjati, Aiptu Ifan musyarief mengatajan, pengamanan akan rutin dilakukan untuk meminimalisir permasalahan sosial, maupun kamtibmas dengan keberadaan orang asing tersebut.

"Karena perbedaan bahasa dan budaya, perlu adanya penyesuaian dan saling toleransi dalam pergaulan sehari-hari. Apalagi, masih ada sejumlah warga yang masih belum biasa dengan adanya orang asing di lingkungannya,

 
 
 

Promoted Stories

Lainnya

 
 

Komentar Sedulur

   Belum ada komentar dari sedulur beritaGo.

  Tulis Komentar

   Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
 

Komentar Facebook

   
image

beritago.com merupakan portal berita dan informasi yang mengusung konsep "social media journalism", yakni dimana masyarakat dapat ikut menjadi kontributor informasi serta menggunakan portal beritaGo.com dengan bertanggungjawab dan sesuai dengan ketentuan penggunaan yang telah ditetapkan,

Informasi dan Kerjasama

  •   contact@beritaGo.com
  •  08123456789 / 024-123456
  •  indiego inti corpora ltd
   
 
 
Copyright 2016 beritaGo by indiego inti corpora. Social Media Journalism and Social Broadcasting System. All Rights Reserved.

Local Straight News , Aggreggate Content dan Social Media Journalism oleh beritaGo.com
Copyright 2014-2016 All Rights Reserved. beritaGo.com is a registered trademark of indiego inti corpora
Jawa Tengah, Indonesia.

Tutup Iklan